Sumber Data
Sumber Utama
Section titled “Sumber Utama”Data kalender bersumber dari data publik yang dikeluarkan resmi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, tabel penanggalan MABIMS yang diterbitkan setiap tahun untuk satu tahun ke depan.
| Properti | Nilai |
|---|---|
| Sumber | Kementerian Agama RI, Kalender Hijriah |
| Format asli | |
| Cakupan tabel | 2023-01-23 → 2026-12-31 |
Tier Komputasi
Section titled “Tier Komputasi”Di luar cakupan tabel, API menghitung tanggal menggunakan kriteria Neo MABIMS (lihat juga pengumuman resmi Setkab):
| Parameter | Ambang batas |
|---|---|
| Ketinggian bulan (toposentris, terkoreksi refraksi) | ≥ 3,0° |
| Elongasi (geosentris) | ≥ 6,4° |
| Titik pengamatan | 25 titik pesisir di seluruh Indonesia, terpenuhi di satu titik manapun → bulan 29 hari (daftar titik) |
| Waktu referensi | Saat matahari terbenam lokal di masing-masing titik (hari ke-29) |
Data Peta
Section titled “Data Peta”Kartu peta (/hilal/map) memakai data geografis berikut:
| Lapisan | Sumber | Lisensi |
|---|---|---|
| Daratan Indonesia + batas provinsi | superpikar/indonesia-geojson | ikuti repo sumber |
| Negara sekitarnya | Natural Earth 1:110m admin-0 | Public domain |
| Titik tampilan (95) | turunan daftar 126 kota + 25 situs pengamatan MABIMS | — |
Retro (di bawah tabel kurasi)
Section titled “Retro (di bawah tabel kurasi)”Tanggal sebelum 2023-01-23 tidak pernah dihasilkan oleh kriteria Neo MABIMS (kriteria ini diperkenalkan pada 2022). Membawa retro=true akan membuka tanggal komputasi di bawah tabel kurasi hingga 1945-01-01, ditandai source: "mabims-retro" dengan peringatan bahwa ini proyeksi retroaktif, bukan data resmi.
Lisensi
Section titled “Lisensi”Data kalender bersumber dari publikasi pemerintah Indonesia untuk kepentingan publik. Kode sumber API dilisensikan di bawah MIT License.
